Cari Blog Ini

Jumat, 19 November 2010

Menwa Aset Pertahanan Negara yang ditelantarkan

           Resimen Mahasiswa Indonesia yang lebih di kenal dengan singkatan Menwa sudah saatnya menerapakan wacana Resimen Teknologi.  Sangat ironis sekali kalau keberadaan Menwa di Indonesia hanya sebagai pelengkap saja bahkan sudah timbul pencitraan sebagai satpam kampus. Konsep awal dibentuknya menwa merupakan penerus cita-cita pendahulunya tentara pelajar yang akhirnya dilikuidasi menjadi Brigade 17 TNI  dan pada akhirnya hilang tanpa jejak.  Menwa merupakan perwujudan konsep misi/battle orders sebagai konsekuensi logis adanya Pasal 30 UUD 1945  (AH Nasution, 1994).
Hampir sama halnya dengan RESERVE Officers Training Corps (ROTC/Korps Perwira Cadangan) perguruan tinggi terbaik di Amerika, seperti di University of Georgiadan MIT (Massachusetts Institute of Technology). Komunitas ini telah melahirkan kebanggaan dan tradisi bagi mahasiswa akan bela negara dan kepemimpinan. Tapi Menwa tidak seberuntung itu karena ketidakjelasan sistem pertahan negara.
Kelahiran ROTC pun dalam situasi negara yang tidak menentu (perang saudara), tidak jauh berbeda Resimen Mahasiswa (Menwa) yang juga lahir di masa negara dalam situasi krisis, serta merupakan manifestasi (berkelanjutan) dari tradisi kejuangan Tentara Pelajar dan Corps Brigade Mahasiswa (1945-1965).
Perubahan yang mendasar kearah peradaban resimen teknologi bagi Menwa sudah menjadi kebutuhan mutlak. Nampaknya, harus belajar pada Malaysia. PALAPES, begitu mereka menyebut Menwanya, telah berkembang dengan baik dan menjadi pola ideal tidak ubahnya ROTC di Amerika.
Apakah Pemimpin bangsa ini masih peduli dengan Aset Pertahan Negara yang sudah ditelantarkan (Menwa) tetapi tetap eksis  sampai detik ini. Itu bukti nyata bahwa menwa harus segera mendapat perhatian pemimpin bangsa ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar